Kamis, 31 Juli 2008

makanan korea

Tumis daging Korea ini sangat cocok buat makan malam. Praktis dan rasanya gurih karena memakai biji wijen dan minyak wijen. Sayuran bisa Anda tambahkan sesuai selera. Yang penting pakai daging has sapi supaya cepat empuk.

Bahan:
2 sdm minyak sayur
1 sdt minyak wijen
2 siung bawang putih, memarkan, cincang
50 g bawang Bombay, iris kasar
1 batang daun bawang, iris halus
75 g wortel, kupas, belah empat, iris tipis
250 g daging has sapi, iris melintang serat tipis, potong 3 x 5 cm
1 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garam
1/2 sdm biji wijen
2 batang daun bawang merah, iris kasar

Cara membuat:
# Panaskan minyak dan minyak wijen. Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga wangi dan layu.
# Tambahkan daun bawang dan wortel. Aduk hingga layu.
# Masukkan daging sapi, aduk hingga kaku dan berubah warna.
# Masukkan bumbu dan biji wijen, aduk hingga rata.
# Angkat. Taburi daun bawang merah.
# Sajikan.

Untuk 4 orang




Tuesday, April 29, 2008
Ikan Tenggiri Asap

Terinspirasi dari resep-resep smoked salmon, jadi pengen banget bikin ikan asap. Tadinya sih ingin buat smoked salmon juga...cuma berhubung harus beli di supermarket besar & harganya super duper mahal...batal terus deh bikinnya.
Akhirnya diputuskan beli ikan yg ada di pasar aja. Pilihan jatuh ke ikan Tenggiri, bandeng dan tuna. Setelah pilih sana sini, diputuskan membeli ikan Tenggiri (yang harganya ternyata tidak murah juga...hehehe), selain dagingnya bisa di fillet, sekalian ingin membuat pempek.
Karena masih dalam rangka percobaan, fillet ikannya hanya diambil 1/3 bagian dari sisi ekor, sisanya dibuat pempek semua.
Sedangkan untuk sausnya ngambil ide dr saos bandeng asap sidoarjo.
Hasilnya....sangat memuaskan....1 irisan ikan tenggiri asap, dihabiskan berdua... :-)

Bahan:
200 gr tenggiri fillet
1/2 sdm garam
1/2 sdm gula
0.5 gr nitrat mix / 0.25 gr sendawa.

Bahan saos :
5 bh cabe rawit
1/2 sdm petis
2 sdm kecap manis

Cara Membuat:
1. Campur garam, gula dan nitrat mix menjadi satu. Balurkan ke seluruh bagian ikan. Masukkan ke dalam plastik. Simpan di dalam kulkas selama 2 hari.
2. Cuci ikan yang telah disimpan selama 2 hari. Gantung di dalam oven pengasapan. Asapkan selama 8 jam. Kukus sebentar sebelum disajikan.
3. Campur semua bahan saos, sajikan bersama ikan asap.

Posted by Mami Stella at 9:52 AM 5 comments

Labels: fish / ikan


Friday, April 25, 2008
Sapi Masak Kecap & Go Hiong

Daging sapi ini, biasa disajikan sebagai makanan pembuka dalam keadaan dingin. Kalau pernah makan ciak ciu (makan meja 10 macam), biasanya suka ada menu ini, dicampur dengan beberapa macam hidangan dingin lainnya.
Rasanya....yummy banget...

Setelah ubek2xan sama resep, akhirnya ketemu juga cara membuatnya, yang ternyata tidak terlalu sulit, tapi membutuhkan cukup kesabaran :-)

Mengenai nama masakannya, sebenernya saya sendiri juga ga ingat, apa nama resepnya dan karena dihidangkan bersama-sama hidangan lainnya, jadinya memang tidak pernah tau.

Bahan:
1 buah sengkel sapi kembang utuh (sekitar 1 kg).
3 buah kulit jeruk kering, pilih yang agak kecil
1 batang kayu manis
1 sdt ketumbar utuh
6 kembang lawang (pekak)
2 sdt lada sichuan
6-8 btg cengkeh
1 sdt bubuk go hiong / ngo hiang
1 cangkir kecap asin hitam
2 cangkir air
2 sdm arak masak (ang ciu)
2 buah gula batu ukuran sedang
3 cm jahe, iris tipis

Cara Membuat:
1. Rebus sengkel sapi, sampai kaku. Buang airnya, tiriskan.
2. Campur semua bahan bumbu, didihkan sampai gula mencair.
3. Masukkan sengkel yang telah di rebus, kecilkan api. Masak 2-3 jam, sampai empuk.
4. Dinginkan. Potong-potong tipis, setipis mungkin. Sajikan dingin bersama sambal.

Posted by Mami Stella at 9:44 AM 0 comments

Labels: beef / sapi


Friday, April 18, 2008
Bakut Sayur Asin

Sup dari iga babi dan sayur asin ini selalu menjadi kesukaan keluarga. Rasanya yang enak dan segar, cocok untuk menu sehari-hari.

Bahan:
1 kg iga babi
2 ikat sayur asin
1.5 lt air
4-5 btr bawang merah, belah 2
1 sdt garam
1 sdm kecap asin

Pelengkap :
kecap asin
irisan cabe rawit

Cara Membuat:
1. Potong2x iga, kurang lebih sepanjang 5 cm. Rebus sebentar dalam air mendidih. Bilas dengan air dingin. Iga siap dimasak.
2. Rebus 1.5 ltr air sampai mendidih, masukkan bawang merah & iga yang sudah bersih, tambahkan garam & kecap asin. Masak sampai empuk.
3. Setelah empuk, masukkan sayur asin yang telah dipotong2x. Masak sebentar.
4. Hidangkan sop bakut dengan kecap asin + irisan cabe rawit

Catatan :
Hasil dari sop bakut ini, sangat dipengaruhi oleh sayur asin yang digunakan.
Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya menggunakan sayur asin buatan sendiri.

Posted by Mami Stella at 5:13 PM 0 comments

Labels: pork / babi, vegetables / sayuran


Tuesday, April 15, 2008
Sayur Asin

Salah satu rahasia masakan yang menggunakan sayur asin menjadi enak, adalah sayur asin yang digunakan. Sulit sekali di pasaran untuk mendapatkan sayur asin yang enak rasanya.
Ini salah satu resep rahasia dari mertua saya, tentang membuat sayur asin yang enak.

Untuk lebih jelasnya dapat melihat video pembuatan sayur asin :
"Membuat Sayur Asin"

Bahan:
1 kg sawi pahit

Bahan Perendam.
500 cc air + 1 sdt tepung beras / 500 cc air kelapa
2 sdm garam
1 sdm gula

Cara Membuat:
1. Jemur sawi pahit hingga layu.
2. Taburkan garam dan gilas sawi yang telah layu secara perlahan-lahan, sehingga airnya keluar.
3. Diamkan selama kurang lebih 1 jam.
4. Sementara itu, siapkan air perendam. Campur semua bahan perendam, didihkan, setelah itu didinginkan.
5. Setelah 1 jam, bilas sawi yang telah digarami hingga bersih, tiriskan.
6. Ikat tiap 3-4 lembar menjadi satu, sampai habis.
7. Taruh di wadah non reaktif (gelas/plastik), tuangkan air perendam. Biarkan sampai 3-4 hari, hingga keasaman yang diinginkan.
8. Simpan sayur asin yang telah jadi di dalam kulkas.

Posted by Mami Stella at 2:09 PM 0 comments

Labels: vegetables / sayuran


Soun Kimchi

Ga jelas, apakah masakan jenis ini ada di korea...karena belum pernah nyicipin juga, kalaupun ada, maaf sekali, ga tau namanya, jadi deh kasih judul sesuai bahannya :-)

Sebenernya ini masakan simple dengan bahan yang mirip dengan nasi goreng kimchi. Hasilnya....enak....asam, pedas......mantap deh....

Bahan:
1 mangkok Soun Korea
50 gr daging cincang
1 sdm kecap asin korea
1 sdt gula
1 sdm minyak wijen
1 sdm bawang putih
1/2 mangkok kimchi, potong kecil2x
Wijen sangrai

Cara Membuat:
1. Rebus soun korea dengan air mendidih 3-5 menit, tiriskan.
2. Campur daging cincang, dengan kecap asin, minyak wijen & gula.
3. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan daging, aduk sampai matang.
4. Masukkan Kimchi, dan terakhir masukkan soun yang telah direbus, aduk rata.
5. Taburkan wijen sangrai, siap dihidangkan.

Posted by Mami Stella at 1:56 PM 0 comments

Labels: korean food, noodles / mie


Monday, April 14, 2008
Nasi Goreng Kim Chi

Dari kemarin lihat postingan ttg nasi goreng kimchi, jadi pengen juga nyicipin yang namanya nasi goreng kimchi. Mumpung di rumah baru bikin kimchi, jadi deh ikut2xan bikin nasi goreng kimchi...

Berhubung baru kali ini nyobain nasi goreng kimchi, jadi ga bisa ngebandingin sama nasi goreng kimchi yg asli.
Rasanya sendiri...enak.....asam pedas dan tidak terlalu berminyak.

Jadi ingat kalau nonton drama seri korea, kadang ada adegan nyari makanan lalu mengaduk2x nasi dengan kimchi.. :-)

Bahan:
1 mangkok Nasi putih
50 gr daging cincang
1 sdm kecap asin korea
1 sdt gula
1 sdm minyak wijen
1 sdm bawang putih
1/2 mangkok kimchi, potong kecil2x
1 butir telur

Cara Membuat:
1. Campur daging cincang, dengan kecap asin, minyak wijen & gula.
2. Tumis bawang putih sampai harum, masukkan daging, aduk sampai matang.
3. Masukkan Kimchi, dan terakhir masukkan nasi putih, aduk rata.
4. Ceplok telur, taburkan sedikit garam & lada. Hidangkan bersama nasi.

Posted by Mami Stella at 7:37 PM 0 comments

Labels: korean food, rice / nasi


Sunday, April 13, 2008
Kim Chi

Sejak demen sama makanan korea, jadi ikut2xan doyan sama yg namanya Kim Chi. Padahal pertama kali nyobain kim chi, ga tau deh enaknya dimana. Setelah nyobain beberapa macam kimchi, ternyata ada juga kim chi yg enak....malah akhirnya jadi suka gadoin kim chi kalo lagi makan di resto korea.

Yang paling heran, waktu Sandhi (3 th), ribut mau nyobain, sudah dibilang pedas, masih ngotot, akhirnya dikasih deh sedikit. Eh doyan, cukup banyak juga yang dimakan. Walaupun diselingi minum air putih...hehehe

Dari kemarin setelah browsing2x resep kimchi, ketemu juga cara buatnya di youtube. Yang mau liat video cara membuat kimchi dr Maangchi bisa lihat disini yah.....

Bahan:
1 buah sawi putih (cari yang ukurannya besar)
1/2 - 1 buah lobak korea (yang bulat-bulat), potong panjang (spt tusuk gigi)
1/4 cup tepung ketan / beras
1 1/2 cup air
1/2 cup gula
1/2 cup kecap ikan
2 cups cabe bubuk (kalau bisa yang korea punya)
1/2 cup bawang putih
1 jari jahe (2-3 cm)
1 butir bawang bombay kecil
3 batang daun bawang, iris miring
1 mangkok kucai, dipotong-potong 5 cm.
1 cup garam kasar

Cara Membuat:
1. Belah sawi putih, menjadi 2 bagian. Kerat bagian bawahnya, 1/4 bagian.
2. Cuci sawi putih sampai bersih.
3. Taburkan garam kasar di setiap lapisan daun.
4. Diamkan selama 2 jam, kemudian dibalik, diamkan lagi selama 2 jam (total 4 jam).
5. Bilas kimchi 3 kali, sampai bersih dari garam. Peras kimchi, sampai airnya habis.
6. Haluskan bawang putih, jahe dan bawang bombay.
7. Campur tepung ketan & air, masak sampai kental, tambahkan gula.
8. Pindahkan ke wadah yang lebih besar, tambahkan kecap ikan, cabe bubuk dan bawang yang telah halus. Aduk sampai rata.
9. Masukkan daun bawang, daun kucai dan irisan lobak.
10. Oleskan adonan bumbu di setiap lapisan daun sawi putih.
11. Taruh dalam wadah yang bersih dan non reaktif (jgn terbuat dr logam).
12. Diamkan 1-2 hari di suhu ruang, disesuaikan dengan asam yang diinginkan, setelah itu masukkan ke dalam kulkas.

Posted by Mami Stella at 12:21 PM 1 comments

Labels: korean food, side dishes, vegetables / sayuran


Deviled Eggs

Dalam rangka merayakan paskah, sekolah anak2x mengadakan lomba masak dengan tema "Telur". Semua peralatan dibawa sendiri dari rumah.
Dan satu regu, terdiri dari 3 orang. Karena lagi ga mood nyari2x teman regu, jadi deh anak2x aja yg dijadikan team regu :D
Bikin yang praktis aja, jadi ga usah sibuk2x nyalain kompor di sekolah.
Semua telur sudah di rebus di rumah, tinggal di belah 2, dan diambil kuning telurnya.
Sayangnya masih belum mendapat kesempatan juara.... :(
Yah gpp deh....lagi pula, dr awal sepertinya sudah didiskualifikasi, seharusnya 1 regu terdiri dari 3 orang, sekarang malah jadi 4 orang, gara2x Sandhi juga ikut2xan, ga mau disuruh jadi penonton.... :D
Jurinya juga tidak terlihat tertarik untuk menyicipi telur ini....hiks hiks
Untungnya sisa devil eggs yang dibawa pulang, ternyata habis juga dimakan anak2x & keponakan, yang ternyata doyan, senang juga telurnya habis juga...

Bahan:
10 butir telur rebus
2 sdm mayonnaise
1/2 bh sweet gherkins (acar timun import), cincang halus
1 sdt capers, cincang halus
1/2 sdt mayonnaise
1 sdt parmesan parut
1/2 sdm peterseli cincang
1/2 sdm kucai cincang.
1/2 batang sosis, cincang halus (pake smoked chicken kielbasa lho)

Hiasan :
Sosis diiris tipis seperti koin
Pucuk daun mint / peterseli

Cara Membuat:
1. Belah telur rebus menjadi 2, ambil kuningnya.
2. Haluskan kuning telur, tambahkan bahan lainnya. Aduk rata.
3. Masukan adonan kuning telur ke dalam kantong segitiga, spuit ke dalam putih telur.
4. Taruh hiasan di atas kuning telur.
5. Siap dihidangkan.

Posted by Mami Stella at 12:04 PM 0 comments

Labels: eggs / telur


Homemade Mayonnaise

Lagi nyobain praktek bikin mayonnaise pake resep lain....

Bahan:
1 kuning telur
1 cangkir minyak salad / minyak sayur
1 sdt mustard
1 sdt white wine vinegar (boleh diganti dengan air jeruk lemon/nipis)
1/4 sdt garam

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan selain minyak. Mixer sampai kental.
2. Masukkan minyak secara perlahan2x.
3. Mayonnaise, siap digunakan.

Posted by Mami Stella at 11:58 AM 0 comments

Labels: condiments / pelengkap


Spicy Smoked Lamb Sausage

Dengan banyaknya permintaan untuk membuat sosis selain daging ayam, akhirnya dapat juga rasa sosis yang pas di lidah....

Resep sosis kambing ini terinspirasi dari resep-resep kambing dari masakan moroco (Afrika).
Rasanya………, tidak sangka deh, ternyata daging kambing enak banget untuk dijadikan sosis....yum yum........

Thanks untuk Dian yang telah mengilhami sosis dari daging kambing :D

Bahan:
1/2 kg daging kambing giling.
5 buah cabe merah
5 buah cabe rawit
1/2 sdm garam
1 sdt gula
2 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1/4 sdt jinten
1/4 sdt caraway seed
1/2 sdt ketumbar bubuk

Cara Membuat:
1. Haluskan semua bumbu.
2. Campur bumbu yang telah dihaluskan dengan daging kambing giling.
3. Aduk sampai rata.
4. Masukkan ke selongsong sosis.
5. Asapkan sosis.

Catatan :
Sosis bisa langsung dipanggang atau dimasak dengan sedikit minyak di atas panci teflon. Atau bisa juga di rebus, agar sosis bisa tahan lama di freezer.

Posted by Mami Stella at 11:54 AM 2 comments

Labels: lamb / kambing, sausage / sosis


Saturday, April 12, 2008
Kembang Melati (Biji Cuki)

Ini resep dari maminya Stella Martini (Tante Dian Martini).
Ceritanya, resep jadul gitu...beruntung banget bisa berguru dengan Tante Dian.
Thanks untuk Stella Martini & Tante Dian Martini.

Photo by Welly

Bahan:
1/2 kg telur (pisahkan kuning & putihnya)
2 sdt garam
Usus Kambing
1/2 sdt tawas bubuk

Cara Membuat:
1. Usus kambing dicuci bersih, dibalik (bagian dalam jadi bagian luar), diremas2x dengan tawas secara perlahan. Kemudian dicuci bersih, potong-potong kurang lebih 75cm.
2. Putih telur + garam dikocok sebentar, isikan pada usus kambing yang telah diikat ujungnya sampai penuh, kemudian ikat. Rebus dalam air panas.
3. Lakukan langkah no.2 untuk kuning telur.
4. Setelah matang, biarkan sampai dingin, kemudian potong2x 2 cm, belah empat di kedua ujungnya, siap digunakan sebagai isian sop.

Untuk resep sopnya bisa langsung liat di blognya ci Ine.
Sop Biji Cuki Rame-rame

Posted by Mami Stella at 6:23 PM 0 comments

Labels: sausage / sosis, soup / sup


Sushi Sosis

Masih bertemakan sushi...lagi nyari ide, untuk menyajikan sosis, supaya ga cuma digrill terus...akhirnya terpikir untuk membuat sushi yang diisi sosis.
Sushi yang kali ini dihidangkan dengan, saus tomat, mayonaise & saus teriyaki...masih tetap gado2x.. :-)

Bahan:
Nori
Nasi Sushi, resep disini
Sosis, resep macam2x sosis
Saus Tomat
Saus Teriyaki
Mayonaise

Cara Membuat:
1. Siapkan selembar nori.
2. Susun Nasi diatas nori.
3. Letakan sosis ditengah-tengah nasi.
4. Gulung sushi. Potong-potong.
5. Hidangkan dengan saus tomat, mayonaise & saus teriyaki.

Posted by Mami Stella at 6:12 PM 0 comments

Labels: rice / nasi, sausage / sosis


Pete Kecap

Ini salah satu makanan favorit di meja makan. Denger-denger makan pete itu banyak manfaatnya lho...tapi aku lupa apa aja...karena doyan dan dibantu dengan iming2x manfaatnya itu...jadi ga keberatan makan pete banyak2x.
Cuma kalau udah makan pete, jangan lupa siram toilet pake air yg banyak....hihihi
Resepnya sendiri kira2x, ga pernah diukur pasti...

Bahan:
2 siung bawang putih, cincang kasar atau dihaluskan.
2 siung bawang merah, iris tipis atau dihaluskan.
100 gr daging sapi, paling enak sih bagian sengkel karena banyak urat.
pete yang banyak....terserah sesuka hati aja, kalo doyan boleh dibanyakin.
1 butir telur.
3 sdm kecap manis
1/2 gelas air
garam secukupnya
lada secukupnya
gula sedikit

Cara Membuat:
1. Tumis bawang merah & bawang putih.
2. Masukkan daging yang telah dipotong kecil2x. Aduk sampai matang.
3. Masukkan telur yang telah dikocok, aduk-aduk (boleh juga telur di scramble terpisah).
4. Masukan pete yang telah dibelah 2, tambahkan garam, lada, gula dan kecap manis serta air.
5. Biarkan sampai pete empuk dan air menyusut.

Posted by Mami Stella at 1:30 PM 0 comments

Labels: beef / sapi, eggs / telur, vegetables / sayuran


Sushi Pete Kecap

Lagi boring makan yang itu2x aja...kebetulan asisten di rumah masak pete kecap. Sebenernya makan pete kecap pake nasi biasa juga enak banget. Berhubung di rumah, baru dpt beras rojolele dari asisten yang baru pulkam, jadi pengen nyobain juga beras rojolele yang kabarnya pulen, jadi terinspirasi deh bikin sushi diisi pete kecap dengan beras rojolele.
Sausnya tetap pakai saus teriyaki ditambah mayonaise...gado2x banget yah sushinya, ala jepang, indonesia & eropa...hehehe
Ternyata hasilnya tidak mengecewakan....sesuai banget sama keinginan, berhubung lagi pengen makan sushi2xan...
Maaf juga bungkus sushinya kurang rapih, belum mahir...jadi deh photonya juga terlihat sedikit berantakan.. :(

Bahan:
Nasi Sushi, resep disini
Nori
Pete Kecap resep disini
Saus Teriyaki
Mayonaise

Cara Membuat:
1. Siapkan selembar nori
2. Susun nasi diatas nori, tipis2x.
3. Taruh pete kecap memanjang diatas nasi.
4. Gulung sushi.
5. Hidangkan dengan saus teriyaki & mayonaise.

Posted by Mami Stella at 1:23 PM 0 comments

Labels: rice / nasi


Pangsit Goreng Bungkus Nori

Ide bikin pangsit goreng ini merupakan hasil browsing2x di inet. Tadinya di rumah sudah menyiapkan kulit pangsit rebus, gara2x tertarik membuat pangsit bungkus nori, jadi deh dipakai untuk pangsit goreng.
Isinya sendiri sih, asal cemplung-cemplung, pokoknya jadi :D

Bahan:
Isi :
500gr daging cincang (boleh ayam atau babi)
200gr udang cincang
1 sdm kecap asin
1 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt minyak wijen
1/3 wortel, dipotong kotak2x kecil
1/2 sdt lada
1 sdm saus tiram
1 butir telur
2 btg daun ketumbar, rajang halus

Pembungkus :
kulit pangsit
nori yang sudah dipotong sesuai kulit pangsit
air (untuk menempel lipatan)

Cara Membuat:
1. Aduk semua bahan isi menjadi satu (langkah 1).
2. Susun nori diatas kulit pangsit, taruh sesendok makan adonan isi (langkah 3).
3. Oleskan air di sekeliling kulit pangsit, gulung ke depan, terakhir tekan ke-2 ujungnya.
4. Goreng pangsit yang telah dibungkus (langkah 4).
5. Hidangkan dengan saos sambal.

Dotori Muk Bab
2008-05-28

Baru-baru ini masyarakat Korea sangat memperhatikan makanan sehat. Konsep Wellbeing atau hidup dengan sehat tentu mempengaruhi meja makan masyarakat Korea. Sehingga makanan yang sederhana atau kadang-kadang kurang enak dipandang seperti yang di makan di perkampungan masa dulu mulai disoroti. Misalnya makanan tradisional Korea yang sederhana tapi diperlukan waktu lama dan cukup repot untuk memasaknya. Namun begitu orang yang menikmatinya dapat merasakan nostalgia masa dulu selain menjadi lebih sehat. Salah satu masakan seperti itu adalah masakan Dotori Muk Bab yaitu nasi dengan agar-agar dari acorn, sejenis buah liar. Rumah makan Jucheon Mukjib yang terletak di kecamatan Jucheon kabupaten Youngweol propinsi Kangwon sudah terkenal dengan makanan Muk, agar-agar tersebut. Di antaranya Dotori Mukbab yang paling terkenal di rumah makan ini. Rahasia yang membuat rasa Datori Mukbab enak adalah karena pemilik restoran yang berusia 65 tahun itu membuat agar-agar acorn itu setiap hari. Cara membuat Muk hampir sama dengan membuat agar-agar di Indonesia. Setelah mencampur bubuk acorn dengan air dan garam lalu direbus selama 1 jam kemudian didinginkan. Muk yang sudah jadi biasanya dimakan langsung dengan berbagai bumbu. Tetapi tamu-tamu restoran itu memesan Dotori Muk Bab yang disajikan dalam mangkuk besar dengan nasi putih, Muk, kimchi yang dipotong kecil-kecil, dan kuah. Pada musim dingin masakan itu dihidangkan panas-panas dan pada musim panas masakan itu dihidangkan dengan keadaan dingin. Selain rasa enak makanan ini, orang yang makan dapat merasakan kelembutan permukaan Muk dengan lidah waktu menelannya. Tetapi ada juga orang yang tidak suka Dotori Muk karena rasa pahitnya. Baru-baru ini Dotori Muk ini diketahui rendah kalori jadi sangat berguna bagi orang yang sedang diet. Betapa senangnya kalau bisa mengurangi berat badan dan menjadi lebih sehat sambil makan makanan yang enak.



Bahan-bahan

100g Dotori Muk
1 mangkuk nasi putih
30 g kimchi sawi putih
1/4 batang daun bawang
2 gelas kuah yang sudah dimasak dengan ikan teri, bawang bombai, daun bawang, lobak, dan bawang putih



Cara memasak

Potong Dotori Muk dengan panjang 5 cm
Potong kimchi dengan ukuran kecil-kecil
Potong daun bawang dengan ukuran kecil-kecil
Tempatkan nasi dalam mangkuk besar lalu taruh Dotori Muk, kimchi, dan daun bawang di atasnya
Tuangkan kuah yang sudah dimasak ke dalam mangkuk berisi nasi dan Dotori Muk
Siap untuk di hidangkan


Rupa makanan itu tidak begitu menarik dibandingkan dengan masakan Korea yang lain. Tetapi rasanya tidak kalah. Apalagi makanan ini bermanfaat untuk kesehatan. Kalau Dotori Muk bisa dibuat di rumah memang lebih aman dan enak, tapi di pasar sudah tersedia Dotori Muk yang sudah siap saji. Sehingga kita dapat dengan lebih mudah menikmati masakan yang sehat itu.

Patbingsoo
2008-07-23



Pada saat hari panas di musim panas seperti saat ini, bagi masyarakat Korea ada satu makanan yang istimewa. Biasanya rasa panas dan lelah yang dirasakan akibat udara panas pasti dapat hilang dengan memakannya. Makanan itu dibuat dari es batu dan bernama Bingsoo yang berarti air es. Biasanya Bingsoo ini memiliki berbagai nama sesuai dengan bahan-bahan yang digunakan, misalnya Patbingsoo dengan kacang merah, Gwailbingsoo dengan buah-buhan, Nokchabingsoo dengan teh hijau, Coffeebingsoo dengan kopi, dan masih banyak jenis Bingsoo. Kalau anda membuat Bingsoo itu dengan buah tropis seperti mangga, nama Bingsoo itu akan menjadi Manggabingsoo. Kalau tidak salah di Indonesia ada es teler dan Binggso itu sangat mirip dengan es itu. Memang rasanya berbeda. Menurut data sejarah Bingsoo berasal dari Cina pada tahun 3000 sebelum Masehi. Orang Cina waktu itu meminum es atau salju yang dicampur dengan madu dan sari buah. Kemudian itu cara membuat minuman es dari Cina itu dibawa ke Venezia, Italia. Tercatat bahwa pada tahun 300 sebelum Masehi saat raja agung Alexander menduduki kerajaan Persia perajurit-perajurit yang lelah dan kepanasan meminum salju di bukit tinggi dengan madu dan sari buah. Di Korea minuman es itu dimakan sejak abad ke-15 pada zaman kerajaan Chosun. Waktu itu pemerintah membagi-bagikan es batu kepada pegawai pemerintah dan mereka menghancurkan es batu lalu meminumnya bersama dengan buah-buahan. Sejak itu Bingsoo merupakan minuman yang disukai masyarakat Korea pada musim panas. Zaman sekarang setiap musim panas hampir semua kafe atau tempat minuman, serta restoran siap saji seperti Mac Donald menyajikan berbagai jenis Bingsoo. Namun di antara banyak jenis Bingsoo itu Patbingsoo yang paling terkenal karena paling lama dimakan oleh masyarakat.


Bahan-bahan

200g es batu
80g kacang merah
50g buah-buahan yang dipotong kecil
50ml susu
1 sdm susu kental
sedikit kueh basah dari beras ketan atau moci
3 sdm gula pasir
1/2 sdt garam



Cara memasak

Bersihkan kacang merah lalu direbus sampai lembut
Masukkan garam dan gula pasir lalu masak sampai airnya habis
Hancurkan es batu sampai halus
Tuangkan susu ke dalam mangkok taruh es yang telah digiling
Taburi susu kental dan hiasi dengan buah-buahan dan moci
Sajikan


Apakah anda bisa membayangkan rasanya? Dingin, segar, dan manis. Saat sekarang di toko elektronik atau toko swalayan tersedia alat untuk menghancurkan es batu untuk Bingsoo. Maka siapa saja dapat membuat berbagai bingsoo dengan rasa yang bermacam-macam sesuai dnegan selera masing-masing. Minuman ini tidak bisa terlupakan oleh masyarakat Korea pada setiap musim panas.

Menurut sebuah hasil angket yang ditujukan kepada pegawai kantor mengenai makanan yang paling sesuai dengan musim panas, terpilih Naengmyeon atau mie dingin dan Samgeatang, sup ayam dengan ginseng. Dikatakan masakan Naengmyeon cocok untuk menghilangkan rasa panas dan Samgeatang cocok untuk menambah energi pada tubuh orang yang suka menjadi lemas pada hari-hari panas. Namun katanya, mereka ragu-ragu waktu memilih Samgeatang. Karena rasa panas yang dirasakan pada saat memakan sup itu sangat panas. Untuk itu beberapa juru masak yang ternama di Korea menganjurkan satu masakan daging ayam yang bernama Chogeatang. Masakan ini terbuat dari daging ayam yang direbus dan sayur-mayur bersama dengan cuka serta saus moster. Masakan ini tergolong masakan dingin dan berasa segar dan gurih. Oleh karena itu masakan Chogeatang termasuk pada masakan tambahan dan masakan wellbeing atau sehat yang dapat membuat tubuh yang sudah lelah bugar kembali. Nama masakan Chogeatang diambil dari bahan-bahannya sendiri dan cara memasak, Cho dari Sikcho, cuka, Gea dari Geaja atau Gyeoja, saus moster, dan Tang yang berarti kuah daging. Ya..sedikit informasi mengenai masakan ini, masakan ini berasal dari kota Pyeongyang Korea Utara dan biasanya dimakan oleh raja-raja pada zaman dahulu. Maka pada saat ini, masyarakat Korea yang sangat memperhatikan kesehatannya memakan Chogeatang sebagai makanan istimewa di musim panas.


Bahan-bahan

1 ekor ayam utuh
2 buah ketimun
1 batang daun bawang
1 buah bawang bombay
2 buah cabe hijau
30g kol merah
1 sdm cuka
1 sdm saus moster
1 sdm gula
1 sdm sari buah apel
1 sdm sari lemon
1/2 sdm arak
sedikit buah cemara
lada secukupnya


Cara memasak

Bersihkan ayam dan rebus sampai matang.
Kulit daging ayam dibuang lalu masukkan ke kulkas selama sehari.
Kuah yang diambil setelah ayam direbus juga disimpan di kulkas .
Potong sayur dengan tipis.
Campurkan cuka, saus moster, gula, arak, bawang bombay, daun bawang, serta lada.
Campurkan ketimun dalam saus tersebut.
Campurkan daging ayam.
Tempatkan sayur dan daging ayam dalam mangkuk lalu disiram sari apel dan lemon
Tuangkan kuah daging ayam bersama dengan es batu.
Sajikan dalam keadaan dingin.


Dibandingkan masakan Korea yang lain Chogeatang masih asing bagi sebagian besar warga Korea. Tapi rasa sup daging yang dingin sekali ini cukup unik, sehingga orang yang sudah tahu rasanya pasti mencarinya lagi. Yang lebih istimewa, Chogeatang lebih enak kalau dimakan bersama kimchi kuah dan bakwan dari gandum. Karena Chogeatang ini merupakan masakan istana jadi boleh dikatakan terjamin kaya gizi. Cobalah memasak Chogeatang ini.

Kong Guksu
2008-07-09

Suhu udara di Korea sekarang ini makin lama makin tinggi dan panas sekali. Pada kondisi seperti itu biasanya orang tidak memiliki nafsu makan. Jadi mereka tidak makan atau hanya makan makanan yang ringan saja. Di samping itu mereka sering makan dan minum minuman dingin. Kalau kebiasaan makan seperti itu berlanjut, tentu dapat merusak kesehatan.

Masakan yang kami perkenalkan untuk kali ini adalah Kong Guksu sejenis makanan mie. Karena kuah mie ini terbuat dari kacang kedelai, masakan ini dianggap sebagai makanan sehat oleh masyarakat Korea sejak zaman dahulu. Terutama masakan ini termasuk dalam makanan untuk musim panas di Korea. Karena masakan ini mengandung banyak protein jadi dapat memulihkan kondisi tubuh orang menjadi lebih baik dalam udara panas. Walau belum jelas sejak kapan masyarakat Korea memakan Kong Guksu ini, tapi dalam sebuah buku memasak, 'Sieuijeonseo' yang diterbitkan pada akhir tahun 1800 tertulis, masyarakat Korea memakan Kong Guksu dari kacang kedelai dan Kkae Guksu dari biji wijen. Menurut buku tersebut, Kong Guksu merupakan makanan masyarakat yang dinikmati sebagai makanan tambahan pada musim panas. Sedangkan Kkae Guksu suka dimakan oleh kaum bangsawan. Pada umumnya kacang dijuluki sebagai daging dari ladang karena protein yang terkandung dalam kacang merupakan yang terbagus mutunya. Kacang berkhasiat untuk mengurangi kolesterol, mencegah kanker, memperkuat tulang, membersihkan darah, dll. Selain itu kacang memiliki efek dapat menenangkan perasaan orang waktu tegang. Maka masakan ini sangat cocok untuk orang di zaman modern ini.





Bahan-bahan

500g mie yang tipis
200g kacang kedelai
1 sdt biji wijen
1 buah ketimun
2 buah telur ayam yang matang
11/2 sdm bubuk kacang tanah
sedikit garam



Cara memasak

Rendamlah kacang kedelai dalam air selama 5 jam kemudian direbus sampai mendidih.
Rendamlah kacang kedelai itu dalam air dingin lalu buang kulitnya.
Potong tipis ketimun lalu ditaburi garam.
Setelah ketimun lembut dipres.
Giling kacang kedelai dan biji wijen dalam blander lalu simpan dalam kulkas supaya dingin.
Rebuslah mie lalu disiram dengan air dingin dan disaring.
Tempatkan mie dalam mangkuk besar dan ketimun dan telur diletakkan diatasnya.
Tuangkan kuah kacang kedelai yang sudah menjadi dingin ke dalam mangkuk.
Sajikan dengan garam.


Rasa Kong Guksu ini enak dan gurih. Selain itu anda dapat merasa segar dengan memakan masakan mie Korea ini. Bagaimana kalau memvariasikan meja makan anda dengan masakan kacang kedelai yang bermanfaat untuk kesehatan keluarga anda.

Oksusu
2008-07-02

Belakangan ini kalau kita ke pasar di Korea, kita dapat menyaksikan banyak jenis sayur mayur dan buah-buahan yang segar. Di antaranya ada satu jenis sayuran yang memikat pandangan mata pembeli sehingga tidak bisa melewati warung yang menjualnya tanpa membelinya. Itu adalah jagung. Dalam bahasa Korea jagung adalah Oksusu. Memang bagi anda makanan ini sudah tidak asing lagi karena di Indonesia juga banyak dan merupakan makanan biasa. Boleh digoreng, direbus, dan dibakar. Biasanya di Korea jagung dikeluarkan di pasar mulai awal musim panas. Sehingga menjelang masa liburan musim panas di tepi jalan-jalan menuju pedesaan kita dapat melihat pedagang jagung kaki lima berjejer di pinggir jalan. Jagung rebus dan bakar yang dijual di pinggir jalan merupakan jajanan yang enak dalam perjalanan itu. Kadang-kadang orang yang tertarik dengan rasa jagung yang lezat itu membelinya satu karung. Negara penghasil jagung yang terkenal adalah Mexico dan sudah ditanam disana sejak tahun 5000 sebelum Masehi. Jagung ini pada tahun 1500 masuk ke Asia melalui India lalu disebarkan ke daratan Cina. Diperkirakan sekitar awal tahun 1700 jagung masuk ke Semenanjung Korea. Kebanyakan jagung ditanam di propinsi Kangwon. Dan di daerah Hongcheon salah satu daerah di propinsi Kangwon diadakan festival jagung pada bulan Juli setiap tahun. Dalam acara itu para peserta dapat mengalami memetik jagung dan memakan berbagai masakan dari jagung selain menikmati pemandangan ladang jagung. Bahkan di sana orang-orang bisa membeli jagung bermutu tinggi dan enak dengan harga murah. Terutama belakangan ini jagung disukai oleh kaum wanita yang ingin menurunkan berat badan karena jagung memiliki kalori rendah. Selain itu rambut jagung diketahui berkhasiat untuk membuang air jadi dianjurkan bagi orang yang sedang diet maupun penyakit ginjal. Untuk menargetkan mereka sebagian perusahaan produsen minuman mengembangkan teh dari rambut jagung dan produk ini laris terjual beberapa tahun terakhir ini. Cara masak jagung di Korea hampir sama dengan cara masak di Indonesia. Yang paling umum adalah jagung rebus dan disenangi oleh masyarakat Korea. Selain itu kadang-kadang dibakar juga tapi makanan itu lebih sering ditemukan di luar, misalnya di tepi jalan atau taman-taman. Di kawasan kota jagung dimakan sebagai makanan jajanan. Padahal di pedesaan, khususnya tempat penghasil jagung utama, propinsi Kangwon ada banyak jenis makanan dari jagung. Misalnya, nasi jagung, mie khas Korea dari jagung yang disebut Gangnengi Sujebi, Oksusu Tteuk sejenis kue basah Korea dari jagung, dll. Di samping itu di daerah Kangwon jagung ini dibuat sebagai baso dan disebut sebagai Olchaengi Eomuk atau baso kecebong. Makanan yang memiliki nama lucu ini sangat terkenal sebagai makanan khas daerah Kangwon. Sementara itu belakangan ini jagung dipergunakan untuk membuat berbagai barang keperluan rumah tangga seperti gelas, piring, garpu, dll. Peralatan itu kelihatan dibuat dari plastik tapi bahannya 100 % dari jagung alami. Maka tidak akan mengotori lingkungan alam kita.



Penelitian tentang jagung sebagai makanan sehat dan barang ramah lingkungan masih tetap dilakukan. Sehingga di tepi jalan muncul satu kedai penjualan jagung yang papan plank bertuliskan Daehak Chal Oksusu yang berarti jagung perguruan tinggi. Karena dikembangkan oleh seorang profesor, jagung jenis baru ini dijuluki sebagai jagung perguruan tinggi. Jagung yang sejak zaman dulu merupakan makanan sederhana bagi masyarakat Korea, tetap diperhatikan sebagai bahan makan yang sehat dan bahan produk yang mempertahankan lingkungan alam saat ini.

Pyeongyang Naengmyeon
2008-06-25

Pada hari-hari yang panas kebanyakan masyarakat Korea lebih suka memakan Naengmyeon, salah satu jenis masakan mie dan merupakan masakan khusus untuk musim panas. Biasanya masakan mie yang diterjemahkan sebagai mie dingin dalam bahasa Indonesia dapat menghilangkan rasa panas yang diderita masyarakat Korea pada musim panas. Sebenarnya Naengmyeon ini berasal dari Korea Utara tapi setelah perang Korea masakan mie yang mewakili Korea Utara turun ke Korea Selatan dan menjadi salah satu masakan kesukaan masyarakat. Di Korea Utara Neangmyeon ini digolongkan sebagai masakan untuk musim dingin. Walapun masakan ini sangat dingin, tapi katanya lebih nikmat saat cuaca dingin. Selain itu mie dingin ini di Korea Utara dimakan juga sebagai makanan untuk menyegarkan tubuh orang yang meminum minuman beralkohol. Biasanya Naengmyeon dibagi menjadi dua jenis, yaitu Pyeongyang Naengmyeon dan Hamheung Naengmyeon. Nama itu berasal dari nama daerah di Korea Utara. Pyeongyang Naengmyeon dimakan oleh penduduk Pyeongyang dan Haheung Naengmyeon dimakan oleh penduduk Hamheung. Perbedaan utama kedua masakan adalah bahwa Pyeongyang Naengmyeon berkuah dingin sedangkan Hamheung Naengmyeon tidak berkuah dan dicampur dengan saus pedas dan manis. Selain itu menurut data sejarah, di daerah Pyeongyang tumbuh banyak gandum jadi gandum itu diolah menjadi mie dan dimakan dengan kuah kimchi lobak khas di daerah itu sendiri. Sedangkan di daerah Hamheung tumbuh banyak ubi dan kentang jadi dibuat sebagai mie lalu dimakan dengan dicampurkan dengan saus. Memang di Korea sekarang semua mie Naengmyeon dibuat dari gandum dan kadang-kadang menambah beberapa tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat pada adonan mienya. Salah satu ciri khas Naengmyeon adalah mienya sangat liat, jadi di restoran, orang menggunting mie itu di meja makan tamu. Namun orang yang suka Naengmyeon mengatakan lebih nikmat mie keras itu dipotong dengan gigi. Beberapa orang teman saya dari Indonesia mengatakan Naengmyeon tidak cocok baginya karena kuah yang dingin terasa asing.





Bahan-bahan

350g mie untuk Naengmyeon
200g daging sapi
1 batang daun bawang
1 siung bawang putih
1/2 buah bawang bombay
100g lobak
1/2 buah ketimun
1/3 buah pear
2 butir telur matang
sedikit garam dan gula pasir
6 gelas kuah Dongchimi, jenis kimchi lobak berkuah
3 sdm cuka
2 sdm gula pasir
1sdm mustad



Cara memasak

Rebus daging sapi bersama dengan daun bawang, bawang putih, dan bawang bombay sampai daging matang lalu iriskan daging sapi kemudian disimpan di dalam kulkas supaya menjadi dingin.
Potong ketimun dan lobak dengan tipis dan ditaburi garam. Setelah lembut dipres.
Rebuslah mie lalu disiram dengan air dingin lalu disaring
Buat kuah dengan masukkan cuka, gula pasir, garam, mustard dalam kuah Dongchimi lalu simpan dalam kulkas.
Tempatkan mie dalam mangkuk besar dan taruh lobak, ketimun, buah pear, dan telur matang.
Tuangkan kuah yang sudah menjadi dingin atau setengah beku.
Sajikan dalam keadaan dingin.


Barangkali anda bisa memperkirakan rasa masakan mie yang dingin itu. Dingin, segar, manis, asam..... Pokoknya enak. Selain rasa masakan itu, anda bisa merasa kaget juga karena mangkuk yang disajikannya besar sekali.






--------------------------------------------------------------------------------